Standart Operasional Prosedur, info, cara, dan seputar materi keperawatan, medis dan otomotif. . .terima kasih atas kunjungannya,kembali lagi lain waktu dan juga jangan lupa di bookmarks di browser kalian.

Senin, 10 Februari 2014

S.O.P TERAPI BERMAIN dan PENILAIAN

STANDAR
OPERASIONAL
PROSEDUR
    
PENGERTIAN
1.  Cara alamiah bagi anak untuk mengungkapkan konflik
dirinya yang tidak disadari (Wong: 1991)
2.  Bermain merupakan kegiatan yang dilakukan untuk
kesenangan yang ditimbulkannya tanpa mempertimbangkan
hasil akhirnya (Hurlock: 1978)
3.  Kegiatan yang dilakukan sesuai dengan keinginan dalam
mengatasi konflik dari dalam dirinya yang tidak disadari
serta dengan keinginan sendiri ubtuk memperoleh
kesenangan (Roster: 1987)
TUJUAN
1.  Meminimalisir tindakan perawatan yang traumatis
2.  Mengurangi kecemasan
3.  Membantu mempercepat penyembuhan
4.  Sebagai fasilitas komunikasi
5.  Persiapan untuk hospitalisasi atau surgery
6.  Sarana untuk mengekspresikan perasaan
KEBIJAKAN
Dilakukan di Ruang rawat inap, Poli tumbuh kembang, Poli rawat
jalan dan Tempat penitipan anak 
PETUGAS  Perawat
PERSIAPAN
PASIEN
1.  Pasien dan keluarga diberitahu tujuan bermain
2.  Melakukan kontrak waktu
3.  Tidak ngantuk
4.  Tidak rewel
5.  Keadaan umum mulai membaik
6.  Pasien bias dengan tiduran atau duduk, sesuai kondisi klien
PERALATAN
1.  Rancangan program bermain yang lengkap dan sistematis
2.  Alat bermain sesuai dengan umur/jenis kelamin dan tujuan
PROSEDUR 
PELAKSANAAN
A.  Tahap Pra Interaksi
1.  Melakukan kontrak waktu
2.  Mengecek kesiapan anak (tidak ngantuk, tidak rewel,
keadaan umum membaik/kondisi yang
memungkinkan)
3.  Menyaiapkan alat
B.  Tahap Orientasi
1.  Memberikan salam kepada pasien dan menyapa
nama pasien
2.  Menjelaskan tujuan dan prosedur pelaksanaan
3.  Menanyakan persetujuan dan kesiapan klien sebelum
kegiatan dilakukan
C.  Tahap Kerja
1.  Memberi petunjuk pada anak cara bermain
2.  Mempersilahkan anak untuk melakukan permainan
sendiri atau dibantu 
3.  Memotivasi keterlibatan klien dan keluarga
4.  Memberi pujian pada anak bila dapat melakukan 
5.  Mengobservasi emosi, hubungan inter-personal,
psikomotor anak saat bermain
6.  Meminta anak menceritakan apa yang
dilakukan/dibuatnya
7.  Menanyakan perasaan anak setelah bermain
8.  Menanyakan perasaan dan pendapat keluarga tentang
permainan 
D.  Tahap Terminasi
Melakukan evaluasi sesuai dengan tujuan 
1.  Berpamitan dengan pasien
2.  Membereskan dan kembalikan alat ke tempat semula
3.  Mencuci tangan
4.  Mencatat jenis permainan dan respon pasien serta
keluarga kegiatan dalam lembar catatan keperawatan
dan kesimpulan hasil bermain meliputi emosional,
hubungan inter-personal, psikomotor dan anjuran
untuk anak dan keluarga

Contoh
Topik: Terapi bermain
Sub Topik: Mewarnai gambar
Sasaran: Anak Pra Sekolah
Tempat: Ruang perawatan anak
Waktu : 35 menit

A.  TUJUAN
1.  Tujuan Instruksional Umum
Setelah diajak bermain, diharapkan anak dapat melanjutkan tumbuh
kembangnya, mengembangkan aktifitas dan kreatifitas melalui
pengalaman bermain dan beradaptasi efektif terhadap stress karena
penyakit dan dirawat
2.  TIK (Tujuan Instruksional Khusus) 
Setelah diajak bermain selama 35 menit, anak diharapkan:
a.  Gerakan motorik halusnya lebih terarah
b.  Berkembang kognitifnya
c.  Dapat mewarnai gambar yang disukainya
d.  Dapat bersosialisasi dan berkomunikasi dengan teman sebaya
yang dirawat di ruang yang sama
e.  Kejenuhan selama dirawat di RS berkurang
B.  PERENCANAAN
1.  Jenis Program Bermain
Mewarnai gambar dengan pensil warna/spidol/pantel pada kertas gambar
yang telah tersedia
2.  Karakteristik bermain
a.  Melatih motorik halus
b.  Melatik kesabaran dan ketelitian
3.  Karakteristik peserta
a.  Usia 3 – 6 tahun
b.  Jumalah peserta: 2 – 4 anak dan didampingi orang tua
c.  Keadaan umum mulai membaik
d.  Klien dapat duduk
e.  Peserta kooperatif
4.  Metode: Demontrasi
5.  Alat-alat yang digunakan (Media)
a.  Kertas gambar yang siap diwarnai
b.  Alat untuk menggambar (Pensil warna/spidol/pantel)
c.  Benang 
d.  Penggaris
e.  Alat untuk melubangi kertas (Perforator)
C.  STRATEGI PELAKSANAAN
1.  Persiapan: 5 Menit
a.  Menyiapkan ruangan
b.  Menyiapkan alat
c.  Menyiapkan peserta
2.  Pembukaan: 5 Menit
a.  Perkenalan dengan anak dan keluarga
b.  Anak yang akan bermain saling berkenalan
c.  Menjelaskan maksud dan tujuan
3.  Kegiatan: 20 Menit
a.  Anak diminta untuk memilih gambar yang ingin diwarnai yang
sudah tersedia
b.  Kemudian anak dianjurkan untuk mewarnai gambar dengan
warna yang disukai
c.  Setelah selesai mewarnai gambar, anak dibantu untuk melubangi
bagian atas kertas gambar
d.  Dipasang benang sepanjang ± 10 cm pada bagian atas yang
dilubangi
e.  Gantungkan hasil mewarnai gambar di dekat tempat tidur anak
4.  Penutup: 5 Menit 
Memberikan reward pada anak atas hasil karyanya

D.  EVALUASI YANG DIHARAPKAN
1.  Anak dapat mengembangkan motorik halus dengan menghasilkan satu
gambar yang diwarnai, kemudian digantung
2.  Anak dapat mengikuti kegiatan dengan baik
3.  Anak merasa senang
4.  Anak tidak takut lagi dengan perawat
5.  Orang tua dapat mendampingi kegiatan anak sampai selesai
6.  Orang tua mengungkapkan manfaat yang dirasakan dengan aktifitas
bermain

Mengetahui
Pembimbing Praktek
   Nama Mahasiswa

(………………..)     (………………….) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar