Standart Operasional Prosedur, info, cara, dan seputar materi keperawatan, medis dan otomotif. . .terima kasih atas kunjungannya,kembali lagi lain waktu dan juga jangan lupa di bookmarks di browser kalian.

Minggu, 02 Maret 2014

SOP MEMBIMBING RELAKSASI DISTRAKSI

   MEMBIMBING RELAKSASI DISTRAKSI
       
STANDAR 
OPERASIONAL 
PROSEDUR
    
PENGERTIAN
Memberikan rasa nyaman kepada pasien yang mengalami nyeri
dengan mmbimbing pasien untuk melakukan teknik relaksasi
distraksi
TUJUAN
1.  Menghilangkan atau mengurangi nyeri 
2.  Menurunkan ketegangan otot 
3.  Menimbulkan perasaan aman dan damai 
KEBIJAKAN
1.  Pasien dengan nyeri kronis 
2.  Pasien ancietas 
PETUGAS  Perawat
PERALATAN   
PROSEDUR 
PELAKSANAAN
A.  Tahap Pra Interaksi 
1.  Melihat data nyeri yang lalu 
2.  Melihat intervensi keperawatan yang telah diberikan
oleh perawat 
3.  Mengkaji program terapi yang diberikan oleh dokter 
B.  Tahap Orientasi 
1.  Menyapa dan menyebut nama pasien 
2.  Menanyakan cara yang biasa digunakan agar rileks
dan tempat yang paling disukai 
3.  Menjelaskan tujuan dan prosedur 
4.  Menayakan persetujuan dan kesiapan pasien 
C.  Tahap Interaksi 
1.  Mengatur posisi yang nyaman menurut pasien sesuai
kondisi pasien (duduk/berbaring) 
2.  Mengatur lingkungan yang tenang dan nyaman 
3.  Meminta pasien memejamkan mata 
4.  Meminta pasien untuk memfokuskan pikiran pasien
pada kedua kakinya untuk dirilekskan, kemndorkan
seluruh otot-otot kakinya, perintahkan pasien untuk
merasakan relaksasi kedua kaki pasien 
5.  Meminta pasien untuk memindahkan pikirannya pada
kedua tangan pasien, kendorkan otot-otot kedua
tangannya, meminta pasien untuk merasakan relaksasi
keduaanya 
6.  Memindahkan focus pikiran pasien pada bagian
tubuhnya, memerintahkan pasien untuk merilekskan
otot-otot tubuh pasien mulai dari otot pinggang sampai
ke otot bahu, meminta pasien untuk merasakan
relaksasi otot-otot tubuh pasien 
7.  Meminta pasien untuk senyum agar otot-otot muka
menjadi rileks 
8.  Meminta pasien untuk memfokuskan pikiran pada
masuknya udara lewat jalan nafas 
9.  Membawa alam pikiran pasien menuju ketempat yang
menyenangkan pasien
D.  Tahap Terminasi 
1.  Mengevaluasi hasil relaksasi (skala nyeri, ekspresi) 
2.  Menganjurkan pasien untuk mengulangi teknik
relaksasi ini, bila pasien merasakan nyeri  
3.  Berpamitan pada pasien 
4.  Mendokumentasikan tindakan dan respon pasien

dalam catatan perawatan