Standart Operasional Prosedur, info, cara, dan seputar materi keperawatan, medis dan otomotif. . .terima kasih atas kunjungannya,kembali lagi lain waktu dan juga jangan lupa di bookmarks di browser kalian.

Rabu, 09 April 2014

Apa itu bedah Histeroskopi. . . ?

Pengertian: Histeroskopi adalah suatu prosedur
yang dilakukan untuk memandang
bagian dalam rahim. Alat yang
digunakan tampak seperti teleskop
tipis. Alat ini dimasukkan ke dalam
vagina, melalui leher rahim, perlahan-
lahan bergerak melalui saluran leher
rahim ke dalam rongga rahim.
Histeroskopi adalah pemeriksaan yang
dilakukan dengan alat optik ke dalam
ruangan rahim untuk melihat berbagai
kelainan atau penyakit Bersamaam de­
ngan pemeriksaan tersebut dapat
dilakukan :
Biopsi, untuk mengambil jaringan
sehingga dapat dilakukan
pemeriksaan dengan tepat.
Pengambilan cairan, untuk
pemeriksaan sitologi atau biakan
serta kemungkinan pengecatan
bakteria.
Dengan histeroskopi dapat pula di­
lakukan operasi untuk
melepaskan perlekatan dalam
ruangan rahim. Dapat dilakukan
pengambilan AKDR (alai
kontrasepsi dalam rahim) dengan
tepat.
Histeroskopi diagnostik
Histeroskopi adalah alat penting dalam
penatalaksanaan infertilitas, keguguran
berulang, atau perdarahan rahim
abnormal. Histeroskopi diagnostik
digunakan untuk memeriksa rongga
rahim, dan sangat membantu
diagnostik kondisi abnormal rahim
seperti mioma, polip, dan kelainan
kongenital. Sebelum menjalani
pemeriksaan dengan histeroskopi,
dapat dilakukan pemeriksaan
histerosalpingografi atau biopsi
(pengambilan jaringan untuk
pemeriksaan dengan mikroskop)
endometrium (lapisan selaput lendir
dinding rongga rahim) terlebih dahulu.
Histeroskopi diagnostik biasanya
dilakukan dengan pembiusan. Pasien
biasanya tidak perlu dirawat, dan
dapat pulang pada hari yang sama
setelah tindakan selesai. Biasanya
histeroskopi diagnostik dilakukan
segera setelah menstruasi untuk
mempermudah pemeriksaan, serta
tidak mengganggu kehamilan yang
mungkin telah terjadi.
Laparoskopi diagnostik
Hal ini yang dikenal sebagai second-
look laparoscopy, biasanya dilakukan
dalam beberapa hari, minggu, atau
bulan setelah laparoskopi atau
pembedahan pertama. Pada second-
look laparoscopy ini dokter akan
melihat hasil dari pembedahan
sebelumnya, seperti apakah perlekatan
yang telah dibebaskan timbul kembali,
atau apakah jaringan endometriosis
yang telah diangkat ternyata tumbuh
kembali. Bila ditemukan keadaan
demikian, langsung dilakukan tindakan
operatif kembali.