Standart Operasional Prosedur, info, cara, dan seputar materi keperawatan, medis dan otomotif. . .terima kasih atas kunjungannya,kembali lagi lain waktu dan juga jangan lupa di bookmarks di browser kalian.

Senin, 11 September 2017

KOMUNIKASI TERAPEUTIK MENERIMA PASIEN BARU

Didha's blog - siang gan gimana kabarnya ? semoga baik baik saja, apa masih menempuh pendidikan keperawatan ? kalo iyaa dan bahkan mungkin yang udah profesi mungkin membutuhkaan materi komunikasi terapeutik tepatnya pada saat penerimaan pasien baru. oke langsung saja simak. oh ya tinggalin komentar ya agar kesannya gak n umpang mampir aja.

I.         TOPIK : Komunikasi saat Menerima Pasien Baru

II.      KONDISI PASIEN : Ny.X pasien rujukan dari puskesmas, dengan diagnosa medis Malaria.

III.   Prosedur penerimaan pasien baru

IV.   STRATEGI KOMUNIKASI
             1.     FASE PRA INTERAKSI
a.    Evaluasi Diri
· Perawat menganalisa diri
· Perawat mempersiapkan diri
· Perawat mencuci tangan
b.      Verifikasi order
· Perawat membaca status pasien
· Ini pertemuan pertama
· Perawat siap bertemu pasien

             2.     FASE ORIENTASI
Perawat : “selamat pagi pak.”
Pasien    : “pagi juga sus.”
Perawat : “selamat datang di Rumahsakit dr. Sardjito, saya perawat wiwik yang bertugas pada pagi ini, maaf dengan bapak siapa?”
Pasien    : “bapak andika sus.”
Perawat : “biasanya dipanggil bapak apa ya?”
Pasien    : “pak dika aja sus.”
Perawat : “baiklah pak dika, gimana kondisi pagi ini? Apa ada yang dikeluhkan?”
Pasien    : “saya merasa pusing sus.”
Perawat : “selain pusing, ada lagi pak?”
Pasien    : “kadang saya merasa mual-mual kayak mau muntah juga, gitu aja sus.”
Perawat : “oh gitu ya pak, ya bapak istirahat dulu ya, nanti dokter yang menangani bapak akan segera datang. Oya, karna bapak disini baru datang, saya disini akan mengorientasikan pada bapakdan keluarga mengenai peraturan dan fasilitas yang ada di ruangan ini. Tujuannya untuk menjaga kenyamanan bapak. Apa bapak bersedia?”
Pasien    : “iya sus, boleh.”
Perawat : “baiklah bapak, waktunya tidak lama, sekitar 15 menit saja. bapak bisa tetap berbaring di tempat tidur.”

             3.     FASE KERJA
Perawat : “sebelumnya, saya akan membaca peraturan untuk ruangan ini terlebih dahulu, pertama mengenai jam kunjung,di rumah sakit ini, jam kunjung dibatasi, karna untuk menjaga kenyamanan klien. Jam kunjung pagi dari jam 09.00-11.00, jam kunjung sore dari jam 14.00-17.00, pengunjung yang boleh masuk maksimal 2orang, jadi apabila ada kerabat atau keluarga bapak yang berkunjung lebih dari 2orang, telah disediakan ruang tunggu didepan ruangan untuk bergantian menjenguk. Sebelum dilanjutkan ada yang ingin ditanyakan?”
Pasien    : “nggak ada sus.”
Perawat :“baiklah kalau begitu, kita lanjut ya pak. Selanjutnya saya akan mengorientasikan lingkungan dan fasilitas yang ada diruangan ini. tempat tidur ini bisa dinaikkan bagian atas dan bawahnya, ini ada pemutarnya yang sebelah kanan untuk menaikkan bagian kaki dan yang kiri untuk menaikkan bagian kepala. disebelah kanan tempat tidur ada lemari kecil,disana nanti bisa dipakai untuk menyimpan pakaian ganti untuk bapakdan ibu, dibagian kiri dekat pintu ada kamar mandi,jadi nantibapak bisa mandi atau buang air disana, diatas tempat tidur ada bell,jika bapak membutuhkan sesuatu atau jika pada keadaan darurat silahkan menekan bell. Oya buk, diruangan ini juga tidak diperkrnankan merokok, dan mohon bantuannya untuk menjaga kebersihan ruangan ini untuk kenyamanan bersama ya pak.

             4.          FASE TERMINASI
Perawat : “ Bagaimana ada yang ingin ditanyakan?”
Pasien    : ”tidak ada sus, sudah cukup jelas.”
Perawat : “bagaimana perasaannya setelah saya mengorientasikan tadi?”
Pasien    : “senang mas.”
Perawat : “baiklah kalau begitu, bapak istirahat saja dahulu, nanti 10 menit lagi dokter akan kesini untuk memeriksa keadaanbapak.”
Pasien    : “iya sus.”
Perawat : “saya permisi dulu pak, terimakasih ata kerjasamanya. Selamat pagi.”
Pasien    : “iya sus, terimakasih juga, selamat pagi.”