Standart Operasional Prosedur, info, cara, dan seputar materi keperawatan, medis dan otomotif. . .terima kasih atas kunjungannya,kembali lagi lain waktu dan juga jangan lupa di bookmarks di browser kalian.

Senin, 11 September 2017

KOMUNIKASI TERAPEUTIK PEMBERIAN OBAT SUPOSITORIA

Didha's blog - lagi gan, materi terapeutik pemberian obat secara supositoria, tinggalin jejak kalian ya di komentar. thanks

I.          TOPIK : Komunikasi pada saat pemberian obat supositoria

II.       KONDISI PASIEN : pasien mengeluh sudah 3 hari belum b.a.b

III.    STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
A.  TAHAP PERSIAPAN
                                1.     Menjelaskan prosedur dan tujuan pemberian obat
                                2.     Menyiapkan obat yang akan diberikan
                                3.     Memeriksa daftar pemberian obat
                                4.     Menjaga privasi pasien
                                5.     Menyiapkan pengalas
                                6.     Menyiapkan gunting
                                7.     Menyiapkan sarung tangan
                                8.     Menyiapkan tissue
                                9.     Mencuci tangan
B.  TAHAP KERJA
                                1.     Mengaturposisi miring kesalah satu sisi, kaki sebelah atas ditekuk
                                2.     Membentangkan pengalas dibawah bokong pasien
                                3.     Membuka bungkus obat
                                4.     Memakai sarung tangan
                                5.     Membuka bokong pasien dengan tangan, sehingga anus terlihat
                                6.     Masukkan obat perlahan-lahan, dorong hingga masuk
                                7.     Minta pasien agar tidak mengejan
                                8.     Memastikan obat telah masuk
                                9.     Merapikan pasien
                            10.     Mencuci tangan
C.  TAHAP TERMINASI
                                1.     Melakukan evaluasi tindakan
                                2.     Melakukuan kontrak untuk tindakan selanjutnya
                                3.     Mengucapkan salam
IV.        STRATEGI KOMUNIKASI
                           1.     FASE PRA INTERAKSI
a.    Evaluasi diri
·         Perawat menganalisa diri
·         Perawat mempersiapkan diri
·         Perawat mencuci tangan
b.    Verifikasi order
·         Perawat membaca status pasien
·         Ini pertemuan kedua
·         Perawat siap bertemu pasien
                       2.          FASE ORIENTASI
Perawat : “selamat pagi Pak Andika.”
Pasien   : “selamat pagi sus.”
Perawat : “gimana pak keadaan pagi ini?”
Pasien   : “masih seperti kemarin sus.”
Perawat : “obatnya udah diminum?”
Pasien   : “sudah sus, tapi saya sudah 3 hari ini tetap saja belum bisa b.a.b sus.”
Perawat : “iya pak,pagi ini saya akan membeerikan obat supositoria pada bapak, tujuannya agar b.a.b bapak bisa lancar. Waktunya nggak lama pak, 10 menit saja, untuk tempatnya juga disini saja. Apa bapak bersedia?”
Pasien   : “oh iya, boleh sus.”
Perawat : “baiklah kalau begitu pak,sebentar lagi kita mulai ya.bapak tenang saja, masalah kerahasiaan akan saya jaga kecuali untuk kepentingan medis. Sebelumnya ada yang ingin ditanyakan?”
Pasien   : “nggak ada sus.”
                    3.            FASE KERJA
Perawat : “ibu, kita mulai sekarang ya.”
Pasien      : “iya sus.”
Perawat : “maaf sebelumnya, bapak bisa memiringkan badan kesalah satu sisi, boleh kanan attaupun kiri, gimana yang menurutbapak nyaman.”
Pasien      : “saya menghadap kiri saja sus.”
Perawat : “oh iya pak, maaf ya pak celananya saya buka sedikit ya, saya akan memasukkan obat. Nanti disaat saya memasukkan obat, bapak jangan mengejan ya, rileks saja, agar obatnya bisa masuk.”
Pasien : “iya sus.”
                    4.            FASE TERMINASI
Perawat : “Bapak, saya sudah selesai memasukkan obatnya. Selama 10-15 menit posisi bapak tetap begini dulu ya, agar obatnya bisa mudah diabsorbsi.”
Pasien : “iya sus, nggak apa-apa.”
Perawat : “baiklah pak kalau begitu, 15 menit lagi saya akan kembali, bapak istirahat saja terlebih dahulu. Terima kasih atas kerjasamanya. Selamat pagi”
Pasien : “iya sus, selamat pagi.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar